Sabtu, 04 Februari 2012

Konsep Pengobatan Tradisional Menurut Primbon Jawa - Bani Sudardi

Ebook Jawa

Judul : Konsep Pengobatan Tradisional Menurut Primbon Jawa
Bani Sudardi

Download

Sekilas Tentang Masyarakat Using - Ayu Sutarto

Ebook Jawa

Judul : Sekilas Tentang Masyarakat Using
Ayu Sutarto

Download

Sekilas Tentang Masyarakat Tengger - Ayu Sutarto

Ebook Jawa

Judul : Sekilas Tentang Masyarakat Tengger
Ayu Sutarto

Download

Sekilas Tentang Masyarakat Pandalungan - Ayu Sutarto

Ebook Jawa

Judul : Sekilas Tentang Masyarakat Pandalungan
Ayu Sutarto

Download

Ajaran Pemimpin Dan Abdi Negara - Anung T

Ebook Jawa

Judul : Ajaran Pemimpin Dan Abdi Negara
Anung T

Download

Sastra Dan Perkembangan Politik Di Jawa Abad XVIII - Alex Sudewa

Ebook Jawa

Judul : Sastra Dan Perkembangan Politik Di Jawa Abad XVIII
Alex Sudewa

Download

Sabtu, 28 Januari 2012

Cerita Wayang - Kumbakarna Gugur





     Gunawan Wibisana dan Kumbakarna menyadarkan abangnya, Prabu Dasamuka, bahwa menculik Dewi Sinta adalah salah. Keduanya minta agar Prabu Dasamuka mau mengembalikan Sinta secara baik-baik kepada Ramawijaya.

     Usul itu bukan diterima baik, tetapi malahan membuat Dasamuka marah. Gunawan Wibisana diusir, sedangkan Kumbakarna karena kesal segera pulang dan tidur.

     Waktu bala tentara Alengka kewalahan menghadapi musuh, Prabu Dasamuka mengutus Indrajit agar membangunkan Kumbakarna. Setelah bangun dan menghadap, Dasamuka memaki-maki adiknya sebagai orang tidak tahu diri dan kerjanya hanya makan dan tidur. Karena tersinggung, Kumbakarna memuntahkan seluruh makanan yang pernah disantapnya dalam keadaan utuh dan segar. Sesudah itu ia mengenakan pakaian serba putih dan berangkat ke medan laga.

     Kumbakarna akhirnya berhadapan dengan Laksmana. Ksatria itu menggunakan panah sakti Naracabala. Mula-mula dibidiknya kedua lengan Kumbakarna, setelah itu kedua kakinya. Sesudah kaki dan tangan Kumbakarna buntung, Anoman memimpin prajurit kera mengeroyok Kumbakarna.

     Kumbakarna gugur dengan tubuh terpotong-potong. Ia gugur demi membela negrinya dari serangan musuh.


Dikutif dari : radio-budayajawa.blogspot.com